walau lelah, letih....
Perjalanan harus terus dilanjutkan
bersabarlah...
jangan putus asa..
insyaAllah..akan tiba waktunya.
kita sampai di tempat yang kita inginkan...
KISAH NYATA PENUH MAKNA Entah kenapa, Saya selalu iri dengan mereka yang punya penghasilan Miliyaran per Bulan dan dengannya mereka bisa sedekah jor-joran tanpa hitung2an. MasyaAllah... Iri banget! Dulu pas di Medan, ada salah satu peserta training bapak2 yang perawakannya muda banget. Di belakang, dia ngajak ngobrol dan ngajak ketemuan nanti malam di tempat hotel Saya menginap. Malamnya, Saya turun dari kamar hotel ke lobi. Eh ternyata, bapak2 ini udah nongkrong dan nungguin. Kaosan, celana jeans. Lalu dia ngajak Saya keluar, "Kang, keluar yuk... Jangan disini ngobrolnya". Saya pikir, kenapa enggak, yasudah... Yuk ah! Di mobil, Saya ngobrol banyak. Tapi masih tahap perkenalan dan basa basi. Biasalah, building rapport dll. Gak kerasa, nyampe deh tempat makan Nah, di tempat makan inilah obrolan serius muncul... Ternyata, restoran tempat makan tersebut adalah miliknya. Wow! Luas banget..: Iseng Saya tanya, "Udah berapa lama pak?" Jawab:...
Kisah nyata, terjadi di Pakistan. Seorang Dr Ahli Bedah terkenal (Dr. Ishan) tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran. Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tiba diumumkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat di airport terdekat. Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata: Saya ini dokter special, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam? Pegawai menjawab: Wahai dokter, jika anda terburu-buru anda bisa menyewa mobil, tujuanmanda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba. Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak pandang...
Kumpulan Orang Vs Kumpulan Modal Produktivitas kita berhenti ketika kita sibuk berfikir tentang: modalnya berapa? jualnya kemana? laku atau tidak? Mulai hari ini jangan lagi berfikir tentang modal usaha, karena seberapa besar modal yang kita miliki tetap saja kita akan terseok-seok di dunia kapitalis, dan pada akhirnya pun akan kalah, mati. Tidak percaya? silakan baca ini: CARA KAPITALISME MENGUASAI DUNIA Sistem ekonomi kapitalisme telah mengajarkan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya akan terwujud jika semua pelaku ekonomi terfokus pada akumulasi kapital (modal). Mereka lalu menciptakan sebuah mesin “penyedot uang” yang dikenal dengan lembaga perbankan. Oleh lembaga ini, sisa-sisa uang di sektor rumah tangga yang tidak digunakan untuk konsumsi akan “disedot”. Lalu siapakah yang akan memanfaatkan uang di bank tersebut? Tentu mereka yang mampu memenuhi ketentuan pinjaman (kredit) dari bank, yaitu: fix return dan agunan. Konsekuensinya, hanya pengusaha besar dan s...